Bulan Gede … Bulan Purnama

Semalem semarang ujan gerimis, mendung juga, jadi ga bisa liat bulan… (emang nggak ada niat sih) , Tapi rada tertarik juga pas baca artikel dari Yahoo!  yang bilang kalo ukuran bulan paling gede dalam setahun ini adalah dihari Jumat malam. Uhhmmm…itu untuk ukuran waktu sana ya? Kalo di Indonesia berarti…???

Bulan Senyum - Taken From AP's fotos

Bulan Senyum - Taken From AP's fotos

Well, yang pasti artikel ini sangat bagus karena kalo dicermati, beberapa waktu belakangan ini, yang namanya bulan, mengalami beberapa fenomena yang menarik diantaranya ketika bulan, palnet Jupiter dan planet venus berdekatan dan membentuk senyum diatas langit. Dan fenomena ini bisa terlihat dengan sangat jelas hampir di seluruh dunia. Termasuk semarang yang sayangnya tak bisa kuabadikan karena waktu itu nggak pegang kamera. Nyesel deh.

Well, back to the topic. Bahwa ukuran bulan purnama kali ini adalah yang terbesar dalam sepanjang tahun ini adalah karena posisi satelit bumi yang satu itu berada dalam posisi yang paling dekat dengan bumi.

Yang namanya Bumi, Matahari dan Bulan, terikat oleh gravitasi, yang membuat bumi mampu mengitari matahari dan membuat bulan mengitari bumi. Bulan mengitari bumi selama 29,5 hari walaupun orbitnya tidak memiliki bentuk lingkaran yang sempurna.

Jarak rata-rata antara bumi dan bulan adalah sekitar 238,855 mil atau setara dengan 384,400 kilometer. Dan pada saat ini (sekitar jumat malam), jarak antara bulan dan bumi hanya sekitar 221,560 mil atau setara dengan 356,567 kilometer. Dan kondisi ini membuat ukuran bulan menjadi 40 persen lebih lebar dan nyalanya 30 persen lebih terang. Begitu NASA bilang.

Pada posisi ini, bumi mengalami banyak perubahan, terutama pada gelombang air laut. Ketinggian gelombang diperkirakan akan naik karena tarikan gravitasi bulan dan matahari. Jadi ketika bulan mencapai titik terdekatnya, air laut bakalan “ketarik” dan menyebabkan ketinggian gelombang menjadi lebih tinggi. Para ahli menyebutnya sebagai Gelombang Perigean, didasarkan pada istilah “PERIGEE” dimana bulan mencapai jarak terdekatnya dengan bumi. Sedangkan jarak terjauh disebut sebagai “APOGEE”.

Kejadian bulan purnama ini mulai bisa kelihatan begitu matahari terbenam. Hal ini disebabkan karena mekanisme yang menyebabkan terjadinya bulan purnama. Sebabnya adalah bulan dan matahari berada pada sisi yang berlawanan dengan bumi sehigga cahaya matahari akan langsung mengenai bulan dan dipantulkan kembali ke bumi dan terlihatlah bulan purnama.

Pernah merhatiin nggak sih kalo ternyata ukuran bulan purnama ini jadi kelihatan lebih besar pada saat dia baru pertama kali muncul ketimbang pas udah settle ditengah malam? well, memang para ahli sendiri pun belum nemuin sebabnya. Tapi banyak yang berpendapat bahwa itu hanya persepsi pandangan kita aja sih. Nggak tahu mana yang benar.

Yang pasti, ukuran bulan purnama yang kelihatan bulat sempurna itu ternyata nggak 100 persen bulat sempurna. Karena mekanisme tertentu aja bulan jadi keliatan bulat seperti itu. apakah bisa kelihatan bulat sempurna? Bisa saja. Asalkan ketiganya harus berada pada satu garis lurus yang sempurna. Dan kalau itu terjadi, yang bisa kita lihat adalah bulatnya bulan pada saat Gerhana Bulan Total! Dan itulah bulat bulan yang sempurna! Kalo pengen tahu fenomena dan mekanisme terjadinya Gerhana Bulan Total, Klik Disini.

(artikel ini disadur dari : http://news.yahoo.com/s/space/20081211/sc_space/yearsbiggestfullmoonfridaynight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s