Toekang Roempi Bikin SIM

Pagi2, mom udah bangunin buat sholat subuh. Tapi si Toekang Roempi masih lelet kanan lelet kiri. Dan JEDEEEENGGG!!! ketika membuka mata, sudah jam setengah 6! Dan segeralah si Toekang Roempi mohon ampun pada yang kuasa. Absen, walo telat, semoga Tuhan mengampuni. Amien.

Langsung mandi karena hari ini ada janji bikin perpanjangan SIM ke Pemalang. Harus pagi2 kalo nggak mau ngantri. Walaupun aku nggak punya kendaraan bermotor, tapi yang namanya SIM, tetep penting. Karena aku tahu, pasti suatu saat bakalan pinjem motor sana-sini. Huehehehe, jadi SIM tetep penting.

Nah, SIM yang lama udah hampir habis tanggal 29 desember ntar. Kondisinya udah parah banget. Check this out!

"Cracked Driving Licence"
“Cracked Driving Licence”

Parah banget kan? itu pecah gara2 disimpen didompet terus kegencet pantat! makanya jadi pecah begitu.

Nah, setelah bangun pagi, akhirnya meluncurlah diriku dengan motor pinjaman (lagi2!), ke kantor polantas untuk mengurus semua keperluannya. Fotokopi KTP, sudah. Kartu Keluarga, sudah – walo nggak tahu apa hubungannya. But mom insist me to bring it, ya udah akhirnya dibawa juga. Terus…duit, udah. Dan nyampe disana jam 7 pagi. Kepagiaaaaaaaaaaannn!! Hiks…

Disana ketemu sama yang namanya pak Tasir. Pak Tasir ini adalah orang yang biasa bersih2 kantor polantas. Beliau nanyain keperluan aku. Terus dia nanya :

“Mas nya udah bawa fotokopi KTP?”

terus aku jawab “udah pak”

“Ada surat pengantar dari desa apa nggak?”

“nggak pak”

“wah…kalo gitu susah mas…soalnya sekarang harus ada surat pengantar dari desa…”

Waduh! aku nggak tahu kalo memang syaratnya seperti itu. Perasaan, dulu syarat2nya nggak serumit itu? Ternyata sekarang…well, u better check this picture. I shooted it 4 u.

"syarat2 bikin SIM"
“syarat2 bikin SIM”

Nah lho?

Akhirnya pak Tasir menyarankan ku  untuk menerima bantuan beliau untuk mengurus perpanjangan SIM. Yaa…daripada harus balik lagi ke rumah dan ngurus surat pengantar, akhirnya aku memutuskan untuk mengambil jalan pintas dengan menggunakan bantuan beliau. Dengan kata lain, aku menggunakan jasa CALO! Huehehehe…jangan ditiru kalo misal nggak kepepet.

Akhirnya, setelah sekian puluh menit menunggu, dengan proses mengisi blanko permohonan perpanjangan SIM, dan difoto, terbitlah Surat Ijin Mengemudi jenis C alias untuk kendaraan bermotor roda 2.

Ini nih…SIMku yang baru dengan foto yang jauh lebih baik dibandingkan SIMku yang pertama. Ya iyalah, fotonya aja udah digicam, dan tanda tangannya udah pake scan, beda jauh dari 5 tahun yang lalu lah pokoknya.

'SIMku Yang Baru!"
‘SIMku Yang Baru!”

 

huehehehe…dan aku siap ngepot dijalanan dengan tenang.

Ooops, nggak boleh ngepot sembarangan. Tetap patuhi peraturan lalu lintas yang ada, demi kenyamanan bersama, plus keamanan motor pinjaman. Doakan aku supaya bisa beli motor sendiri ya? Huehehehehe. Amien.

XOXO,

Toekang Roempi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s