24 Desember 2008

Hari ini, kantor libur. Tapi teteup…kerjaan ngerumpi jalan terus…😀 2 x malah untuk hari ini.

BTW, hari ini ada banyak hal yang bikin bertanya-tanya dan emosi jiwa.

1. Internet yang nggak kunjung sembuh. Sebenarnya (kata HaKa) lebih ke Speedynya. Nggak tahu ini bener apa enggak. Tapi yang pasti, Speedy emang lemot! Denger2, kalo lagi musim ujan emang sering gini. Sering DC. Bahkan untuk download attachment lagu aja, susahnya minta ampun! Brenti ditengah2 jalan! Marahi nesu!

2. Tadi waktu berangkat mau ngerumpi, diangkot denger curhatan ibu sama sopir angkotnya. Intinya yang bisa ditangkep sih tentang perseteruannya dengan si menantu wanita. OMG! Menantu dan mertua lagi? What’s the next episode huh?

My sister wanna get married in a few days a head, bakalan ngalamin hal yang sama nggak ya? Semoga saja enggak. Ya Tuhan, semoga saja tidak kejadian. Bah! Yang namanya mertua sama mantu ceweknya emang suka nggak akur? Sebenarnya pemicunya apa sih?

Ibu itu ternyata lebih “rempong!” daripada aku. Dia ngejelek2in menantunya di depan banyak orang. Dia bilang mantunya nggak cantik lah, dia bilang mantunya boros lah! dia bilang mantunya main dukun lah! Ada-ada aja. Kalo sama orang yang beginian nih, suka nggak masuk akal, sering mikir, lalu kenapa dulu mau dijadikan menantu?

Okelah itu cinta. Kalo udah cinta mau apa lagi. Tapi sumpah! benci banget kalo udah kayak gini.

Aku membaca sebuah quote dari seorang pria di sebuah majalah. Dia bilang “mending nggak nikah dan hidup melajang daripada punya istri yang nggak bisa akur sama keluargaku”

Well, bener juga sih. Kalo mau nyari siapa yang salah dalam situasi seperti ini, nggak pernah ada ketemunya. Kadang ada yang kejadian, mantu ceweknya udah baik2, si ibunya yang nggak bener. Begitu juga sebaliknya. Dan tentu saja, ini nggak cuma terjadi sama mantu cewek saja, mantu cowok juga. Cuma emang nggak sefrekuentif cewek. Bener nggak?

Duuuuhh…kehidupan rumah tangga begitu rumit. Kadang sebagai anak, kita ini mau ngebelain siapa? Ibu atau istri?

Semoga, sekali lagi semoga ini nggak kejadian sama adikku kelak. Secara…aku agak khawatir dengan karakter adikku dan karakter ibu mertuanya. Sepertinya mereka agak kurang cocok. Well, berharap saja semuanya bakal berjalan dengan lancar.

Hhhh….pengen nikah ama orang yang udah nggak punya keluarga. Sebatang kara di dunia ini, sehingga nggak perlu ribet mikirin orang lain! (antisocial mode : on)

One thought on “24 Desember 2008

  1. sempet y abung denegr rumpian tu ibu ma sopir angkotnya, pa mgkn tu ibu kaya apake toak klo ngomong, hahahahaha…
    whatever !!!

    itulah namanya b’keluarga, pengen gak pengen gak pengen gak gak gak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s