Ketik REG (spasi) DODOL kirim Ke 9288

(jangan dicoba – kalo tidak ingin jadi orang paling dodol sedunia!)

😀

Tapi saya mungkin sudah menjadi bagian dari para Dodol setelah semalam saya menjadi satu dari (mungkin) sekian banyak penonton kuis dodol ini.

Oke…oke…

Mungkin ada yang bilang, “Mas, tiap orang punya cara masing2 buat nyari rejeki. Jangan bilang mereka dodol dong? itu kan namanya usaha?”

Yepz..saya setuju. Yang begitu kan juga disebut sebagai usaha.

Yang saya maksud dengan dodol disini adalah ketika kita dibodohi oleh penyelenggara kuis ini dengan segala macam muslihatnya (nanti saya jelaskan dibawah), itu baru namanya dodol.

Kuis yang semalam saya tonton – entah apa judulnya. Dengan mbak-mbak penyanyi dangdut yang (so sorry) tidak saya kenal – (seharusnya tak boleh begitu, sebagai Toekang Roempi harusnya saya tahu siapa penyanyi dangdut pendatang baru tersebut)

img_1313

 

 

 

 

 

 

 

 

“Ayo doooong…aku cuma pengin telepon kamu…” – KRESEK!

“Aku bakal telepon kamu yaaaaang….Uhmmm…mengirimkan 2 sms!” GREBEERGH!

“Aku kasih 2 menit ya? Jangan sampe telat lho sayang? Ayo sms ya?” – DUK!

“Hadiahnya….satu juta tiga ratus rupiaaaaaahhh”KRESSEKH…

TARARARRRRAAATTT….PLOK PLOK PLOK…(sound efek orang ribut bertepuk tangan – padahal nggak ada siapa-siapa)

Dan detik- detik pun berlalu…

“Pertanyaannya adalah…lagu apakah ini? Ayo bang Dijee…puter lagunya yang kenceng dooong”

(lagu Jujurnya Radja yang sudah didaur ulang menjadi house remix khas Pantura waru doyong mengalun…- Mbak nya berjoget dangdut sambil terdengar suara…KRESEEEKKHH…GRREEHHGG…DUK..DUK…KRESEEKKH…)

Ya…mic yang diselipkan dikutang pembawa acaranya terlalu sensitif, dipadu dengan mbaknya yang begitu atraktif, akhirnya terdengarlah bunyi2an pengiring dari dunia lain!

“Ayo tebaaaak…judul lagunya apaa? yang a. Duhai Kekasihku yang be. Jujur terus yang ce. Tulus…gampang kaaaan?”

“Ayo dong es-em-es? Cepetaaann….Aaaakhhhh…”

(pura-pura menyesal waktu habis – tapi lalu memberikan waktu lagi karena memang nggak ada sms yang masuk)

“Aku lihat dulu ya?…”

Lalu dia menengok ke kekiri.

“Owww…sudah ada yang sms banyak nih..aku yakin kamu pasti yang bakal aku telpon…oke..biar gampang…aku ilangin satu jawaban yang salah. Yang mana yaaaaa?”

Lalu dia merapal sebuah mantra, dan operator diujung sana menekan tombol Delete dan menghilanglah jawaban yang C

“Nah…tinggal 2 nih…gampang banget kan? aku telepon kamu ya?”

Lalu terdengar bunyi dering telepon dan terdengar suara pria diujung sana (heran- tiap kali lihat kuis ini selalu saja yang ditelepon adalah pria!) dan lalu mbaknya berinteraktif dengan si penelepon yang mengaku dari sukabumi.

Dan si pria menjawab salah….

Lalu mbaknya menelepon lagi.

Lalu jawabannya salah lagi

MAsih menelepon juga

Dan jawabannya masih salah juga!

DODOL!

Logika : Jika dan hanya jika, saya ingin ikut kuis ini saya pasti melototin layar TV, dan saya pasti tahu kalo jawaban dari penelepon pertama salah dan ketika saya yang ditelepon, saya pasti sudah tahu jawaban yang benar.

DODOL kalo kita percaya bahwa itu adalah orang yang ikut kuis, yang ditelepon.

Trust me, itu kru mereka sendiri!

DODOLnya kita!

Tapi terus terang saya ketawa-ketawa sendiri dengan kuis2 seperti ini. Dan saya sangat menyayangkan ketika orang terjebak untuk mengikuti kuis seperti ini.

Tidak dipungkiri – ada juga komunitas orang2 yang disebut sebagai “Si Pemburu Hadiah”. Saya pernah melihat sebuah tayangan dimana banyak orang yang menjadikan ini sebagai profesi. Mereka bisa dapat uang puluhan juta rupiah dan banyak barang dari kuis.

Tapi mereka juga punya cara yang masuk akal dan mungkin memang agak susah untuk dilakukan disaat jenis2 kuisnya sudah berbeda. Mereka terbiasa ikut kuis yang menuntut peneleponnya langsung menelepon tanpa harus mengirimkan sms untuk diundi.

(masih inget kuis jari2? – nah model2 yang begitu tuh)

Ya, usaha orang memang berbeda2. Dan jaman yang semakin serbasusah seperti ini membuat orang menginginkan cara yang instan. Bermimpi hanya dengan mengirimkan 1-2 sms lalu bisa dapet puluhan juta rupiah.

Ya 1-2 orang memang ditakdirkan beruntung. Tapi bagaimana dengan yang lainnya? Yang tidak akan mendapatkan apa2 hanya kecuali pulsa yang terus terpotong.

Hmmm….judi gaya baru nih….

Semoga saja, tidak ada yang terjebak lagi dengan hal2 begituan. Layaknya REG (spasi) JODOH or whatever lah itu….

Kita sendiri yang harus mengedukasi diri sendiri. Jangan sampai jadi pihak yang cuma bisa di”DODOLIN” orang lain.

XOXO,

Toekang Roempi

7 thoughts on “Ketik REG (spasi) DODOL kirim Ke 9288

  1. gw pernah kok ikutan keti REG spasi mama… CIA tenan pokoke… mama lauren membimbingku melewati hari demi hari dengan ramalan nya yang ces pleng!……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s