Fakta Dan Mitos Tentang Olahraga

Sangat menarik, mungkin berguna untuk bahan rumpian.

MITOS : Jika Berhenti berolahraga, otot akan menjadi tumpukan lemak

  • FAKTAnya, otot dan lemak adalah 2 hal yang berbeda. Mereka juga punya fungsi yang berlainan jadi secara fisik, sangat tidak mungki bahwa keduanya berhubungan. Jika kita berhenti berolahraga, otot akan kendor seperti sebelum kita berlatih. Dan lemak, akan terbentuk jika kita makan terlalu banyak dan tidak ada energi yang terbuang.

MITOS : Anda harus berolahraga selama 30 menit tanpa henti agar fit

  • FAKTAnya, 3 kali 10 menit berlatih kardio sama hasilnya dengan jika kita hanya berlatih 1 jenis latihan selama 30 menit berturu-turut. Jika memang anda berniat menurunkan berat badan, semakin banyak latihan yang dilakukan semakin cepat hasilnya bisa dirasakan. Tapi jangan merasa bersalah jika berolahraga hanya sedikit-sedikit, karena ternyata dengan menambah intensitas latihan, walau hanya sebentar tapi cukup berefek untuk tubuh. Dan ingat, walaupun hanya dengan membawa sekantong belanjaan atau berjalan kaki, it counts anyway.

MITOS : Orang Gemuk Punya Metabolisme Lambat

  • FAKTAnya, jika berlatih, metabolisme orang gemuk malah akan bekerja lebih cepat dibandingkan dengan yang kurus. Hanya 10 persen dari orang2 gemuk yang memiliki metabolisme yang lambat. Asal mereka mau berlatih dengan keras, hasil yang dirasakan akan jauh lebih besar dibandingkan orang kurus yang melakukan latihan yang sama.

MITOS : Angkat Beban Membuat Wanita “Sterek”

  • FAKTAnya, wanita tidak mempunyai hormon testosteron yang cukup untuk bisa membuat tubuh mereka menjadi “melembung” Yang terjadi adalah mereka2 yang terlihat lebih “Sterek” adalah mereka2 yang kehilangan sedikit lemak tapi mengalami masa otot yang lebih besar sehingga mereka terlihat lebih “muscle”.

MITOS : Renang bisa menurunkan berat badan

  • FAKTAnya, memang bisa jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Sebutlah 1-2 jam. Tapi hanya sedikit orang yang bisa melakukannya. Renang untuk penurunan berat badan harus dilakukan dengan konstan dalam jangka waktu yang lama. Gaya yang digunakan pun sebaiknya bukan gaya bebas, untuk lebih membakar kalori.

MITOS : Peregangan Otot sebelum Berolahraga bisa mengurangi cidera dan meningkatkan prestasi

  • FAKTAnya, para ahli belum menemukan kaitan antara peregangan dan berkurangnya resiko cidera dan peningkatan prestasi. Tapi memang peregangan otot ini berpengaruh pada kemampuan2 lain dalam olah raga seperti Memutar, menggapai dan lain sebagainya.

MITOS : Kita membakar lebih banyak kalori jika berolahraga di cuaca dingin

  • FAKTAnya, berolahraga di cuaca dingin, terutama jogging diluar ruangan pada cuaca dingin sangat tidak membantu, malah akan membuat kita rentan terserang flu. Pada menit2 pertama kalori yang terbakar memang lebih banyak, tapi ketika tubuh sudah mulai panas, kalori yang hilang, hampir sama dengan mereka yang berlatih di daerah yang cuacanya panas sekalipun. Entah itu di siberia atau sahara, kalori yang dibakar sama (dengan catatan latihan yang dilakukan sama)

Demikian mitos mitos dan fakta tentang olah raga, yang diambil dari kolom kesehatan Yahoo! dengan Lucy Danziger sebagai penulisnya, dan diterjemahkan secara bebas bertanggung jawab oleh Toekang Roempi.

Kurang puas atau masih ragu dengan terjemahan diatas, boleh banget klik disini.

XOXO,

Toekang Roempi

One thought on “Fakta Dan Mitos Tentang Olahraga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s