The Magic Of Bolly : My Guilty Pleasure

Saat mereka sedih…

Mereka bernyanyi

Saat mereka senang…

Mereka juga bernyanyi

Saat ada kematian…

Nyanyian mereka menyayat hati

Saat ada pernikahan…

Nyanyian mereka lebih keras dan ceria

Dimanakah Anda bisa menemukan sebuah situasi seperti itu?

Ya, semuanya ada di sebuah “dunia” bernama….BOLLYWOOD

….

Semalam, alih2 saya tertidur, saya “melek” lagi karena di TPI ada sebuah film yang “jadul” abis dari negaranya Om Amitab Bachan, India.

KUCH KUCH HOTA HAI

Masih ingat dengan film itu? Saya masih. Dan saya yakin, anda pun masih. Lepas dari anda melihat film itu atau tidak. Saya yakin anda pasti tahu.

Film yang – saya masih ingat – diputar berulang2 kali di VCD player tetangga saya sampai kepingannya “lecek”. Sampai SRK dan KAJOL seakan baru belajar bicara…patah-patah omongannya. Ya karena saking leceknya kepingan VCD tersebut.

Film Bollywood pertama – boleh dibilang begitu – yang menjadi pionir dalam hal genre film2 Bollywood masa kini.

Saya masih ingat bagaimana film2 Bolly jaman dahulu kala, saat saya masih duduk di bangku SD.

Ceritanya sama :

  • Kisah cinta 2 dunia – si kaya dan si miskin
  • Ayah si kaya menolak calon mantu yang miskin
  • Tapi si Juliet tetap cinta meski si Romeo miskin
  • Ayah si Juliet menyuruh begundal-begundal dekil menghabisi si Miskin
  • Tapi tetap si romeo berhasil selamat – tentu saja bukan karena dia miskin. Tapi karena memang skenarionya begitu
  • Lalu si Romeo dan Juliet menari-nari dilapangan…sambil bernyanyi-nyanyi riang – meski nyawa si Romeo terancam oleh begundal-begundal dekil jahat suruhan si Ayah Juliet
  • Ada baku hantam dengan sound effect pukulang “DESSSIIGGHH…DESSSIIGHH” seperti di gimbot-gimbot jaman dulu
  • Lalu ada polisi dan adegan tembak-tembakan dengan sounds effect “DESSSIOOWEEENNGG…DESSSIIOOWEEENNGG”…berulang-ulang.
  • ada pihak ke 3 yang jahat – tapi akhirnya kalah
  • Ada happy ending dengan bersatunya si Romeo dan Juliet

Nah, kehadiran Kuch Kuch Hota Hai, menandai era baru film Bollywood, yang hanya ada adegan romantis serta sedikit bumbu komedi. Kuch Kuch Hota Hai menjadi awal dari pergeseran tema dan genre film Bollywood masa kini.

  • Ceritanya tentang persahabatan yang berkembang jadi cinta
  • Lebih berwarna – warni
  • Lebih banyak air mata
  • Temanya juga mencakup keluarga
  • Lebih sedikit baku hantam
  • Lebih banyak komedi
  • Lebih banyak tarian-tarian disembarang tempat, bahkan ditempat yang paling tidak terpikirkan sekalipun. Contoh : di jalan raya kota london, bayangkan…wanita2 bersari bersanding dengan bule-bule ber-rok mini yang menari mengiringi bintangnya yang dengan asyik berlip sync ria…
  • Lebih ringan…

Diakui beberapa tahun kebelakang ini,perfilman Bollywood memang mengalami perubahan. Dan perubahan ini memang cukup positif. Bahkan Hollywood pun mengakui keeksisan ranah India yang mampu menghasilkan lebih dari 300 film setahun. Bayangkan, 300 film. Bahkan Hollywood pun kalah yang hanya mampu menghasilkan 200 lebih film dalah 1 tahun.

Betapa pelaku2 dunia hiburan di India ini begitu produktif.

Menonton film india memang menjadi sebuah pengalaman tersendiri. Sebuah Guilty Pleasure buat saya. Saya tidak anti dengan film India. Saya tidak gengsi nonton film india. Buat saya, lebih menyenangkan melihat Sahrukh Khan menari-nari sementara Kajol meliuk-liuk bagai ular karena tangan SRK “menggerayangi” bagian2 tubuh Kajol saat menari dan menyanyi- dibandingkan harus melihat Dewi Perssik harus beradegan intim dengan – entah siapa namanya – atau Dewi Perssik yang jadi hantu karena Tiren.

Buat mata, film Bollywood jaman sekarang lebih bersahabat.

Guilty Pleasure…karena saya bisa merasa senang ketika nonton film india. Atau tiba-tiba saya bisa termehek-mehek ketika adegan sedihnya dibumbui dengan Score yang menyayat hati.

Saya jadi ingat ketika saya menonton Kabhi Kushi Kabhi Gham bersama dengan Mom. Kami berdua menangis…

BAYANGKAN! Ibu dan anak menonton film india bersama-sama dan menangis bersama-sama! Kalau ingat adegan kami berdua menonton sambil mehek-mehek. Saya jadi geli sendiri.

Ya..film india memang luar biasa…

Anda bisa menemukan semuanya disana. Saya rasa tak perlu gengsi menonton film2 produksi Bollywood. Justru banyak film produksi Bolly yang makin diakui dunia lho? Bintang2nya juga sudah mulai merambah manca negara. Bahkan Will Smith pun ingin membuat film Bollywoodnya sendiri.

(Sayang Wee masih gengsi…dia tidak mau menonton film india…:) )

Oh ya..bicara soal Kuch Kuch Hota Hai, saya punya adegan favorit lho? Coba tonton dan cari adegan ini :

  • Ketika Tina pertama kali datang ke Saint Xavier Collage, dia memakai rok mini warna oranye dan kedatangannya begitu dramatis…dengan para lelaki yang mengikutinya…Tubuh Tina diberi spesial efek lampu yang membuatnya begitu terlihat seperti peri Arwen dalam TLOTR😀
  • Adegan ketika Tina berputar 360 derajat dengan kostum yang sama dan setting yang sama – dan syut dari bawah….😀
  • Adegan ketika Rahul mengerjai Tina dan memintanya menyanyi lagu Hindi dan si Tina berlipsync ria dengan lagu “Oom Jey Jagge De Shi Haree…Swami Je Jagge Di Se Haree…” Lalu dia bilang “Lama tinggal di London…tidak membuatku melupakan budayaku, Ingat itu!” Lalu sound effectnya bergema “Hehehe…Lalalala…Hehehehe…Lalalalal” Ooogghh…that’s my fave moment…😀

Saya rasa, tidak perlu menutup diri dari budaya luar lah…Saya pikir sesekali menikmati produksi Bollywood cukup pantas dilakukan kok. Yaaakh..anggap saja sebagai Guilty Pleasure anda.

XOXO,

Toekang Roempi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s