Demam Facebook, Kok Toekang Roempi Nggak Punya?

ūüė¶ kok bisa begitu ya?

saya jadi agak malu ketika teman2 saya,menanyakan adakah saya mempunyai account facebook, dan saya selalu mengatakan tidak. Tentu saja dengan alasan yang saya sendiri juga tidak begitu paham.

Malas.

Hanya itu alasan saya, tidak ada yang lain.

Huhuhuhu..jangan tanyakan lebih jauh kenapa saya malas. Saya tidak tahu kenapa saya malas.

..

Saya pernah punya situs jaringan sosial seperti ini. Friendster. ya, saya sempat terkena demam friendster. Saya membuka situs itu hampir setiap hari. Lebih dari 3 kali sehari. Dan memanfaatkan fitur2 yang tersedia disana. Saya merasakan begitu eksis dengan situs tersebut. Saya bisa mengenal banyak orang, saya bisa melihat foto2 mereka, saya tahu mereka sedang merasakan apa, dan begitu juga sebaliknya.

saya pernah membuat akun friendster. Lalu saya hapus. Karena saya patah hati dengan seseorang yang ada di salah satu jejaring saya.

sounds so naive , huh? but that was happen.

Lalu saya bikin akun baru lagi. Sudah  tidak terlalu bersemangat seperti yang pertama, meski masih setuju untuk meng-approve setiap orang yang mencoba menjadi teman saya. Saya juga memanfaatkan fasilitas FS seperti blog dan shout out untuk memberitahu apa yang sedang saya rasakan.

Tapi yang ini pun hampir menjadi sejarah. Saya sudah tidak terlalu bersemangat lagi. Entah kenapa.

FS saya yang sekarangpun sudah jarang tersentuh. Dan sekarang semuanya sedang deman Facebook disaat saya sedang malas!

Duh!

Apa yang harus saya lakukan? saya sudah mulai panik ketika banyak orang menanyakan alamat Facebook saya, saya sudah mulai penasaran ketika banyak program televisi sekarang memanfaatkan facebook sebagai sarana interaksi.

Bahkan seorang Obama pun memanfaatkan Facebook sebagai sarana kampanye!

Lalu saya kemana ajaaaa???!!!

Well, saya masih disini. Tidak kemana-mana, bahkan belum pengin mengaktifkan kembali akun facebook saya – FYI,, saya sudah pernah membuatnya bulan puasa kemarin, tapi akunnya saya batalkan lagi.

yang ini juga entah kenapa.

Saya sudah tidak tertarik untuk mengikuti situs jaringan pertemanan ini.

Lagi2 entah kenapa.

Apa itu facebook?

Sejarah facebook bermula dari Mark Zuckenberg, senior dari Harvard University yang mendirikan sebuah situs pertemanan, The facebook.com pada 4 febuari 2004 lalu. Namanya berubah menjadi Facebook saja setelah dia membeli domain nama tersebut dengan harga 200 ribu dollar amerika.

Pada awalnya, facebook hanya ditujukan untuk jaringan seputar Harvard saja. Namun pada perkembangannya, banyak universitas diluar Harvard yang menggunakan situs ini untuk meluaskan jejaring sosialnya, selain itu penggunanya pun berkembang dari mahasiswa sampai ke pekerja profesional. Saat ini hampir semua orang dengan beragam profesi bisa menggunakan layanan ini.

termasuk saya.

Tapi saya tidak berminat.

Kenapa bisa begitu?

  • Saya malas
  • saya malas
  • dan saya malas

Bukan berarti sombong atau arogan atau nggak fun atau nggak asik kalau saya nggak punya facebook, tapi bagaimana¬†ya menjelaskan¬†kalau saya ini memang nggak happening?ūüėÄ

punya facebook sudah pasti happening

Dan saya nggak happening karena saya nggak punya Facebook

seperti kata mas echa bilang

¬†“facebook is happening”

Dan sekali lagi saya tidak happening karena saya tidak punya akun facebook

ūüė¶

tapi tidak apa-apa. Saya tidak akan memaksakan diri, karena toh pastinya bukan saya satu2nya didunia ini – paling tidak dilingkungan kerja saya –¬†yang tidak punya akun.

Saya masih punya teman yang jangankan facebook, friendster saja dia tidak pernah punya. Berarti saya masih lumayan happening donk ya? secara friendster juga pernah menjadi “sumthin'” beberapa waktu lalu kan?

Yaaa…buat saya, bertatap muka masih lebih menyenangkan sih daripada hanya sekedar berhubungan lewat dunia maya.

(seringnya sih begitu, saya punya banyak teman di FS yang sekedar mencari teman sebanyak2nya, tapi tidak pernah punya keinginan untuk bertemu – kalau sudah begini, arti dari pertemanan sendiri seperti apa donk?)

XOXO,

Toekang Roempi

3 thoughts on “Demam Facebook, Kok Toekang Roempi Nggak Punya?

  1. saya juga tidak.. atau belum ya? alasan saya? ya, belum aja..

    pengen sih, secara kaya’nya fb lebih lucu dan fungsional dr fs.. tapi males kalo harus ngurusin 2.. padahal sebenernya ngga ada salahnya sih punya account di situs pertemenan yang beda. tapi entah kenapa belom pengen bikin aja. sama kaya’ kalo orang nanya “kok ngeblog curcol di blog ILFIL? bikin blog sendiri aja”.. alasannya sama. karena malas ngurus 2 blog…

    yah suatu saat nanti mungkin aku bakal bikin. ya fb, ya blog-ku sendiri. tapi nanti. entah kapan.

  2. saia termasuk yang lagi kena demam FB…
    sejujurnya, sekarang lebih buka FB dulu daripada FS..

    ..blom bosen kalie ea…
    tau deh, nti…
    sapa tau ada situs pertemanan baru? herannya, temen2 di FB itu ea temen2 di FS?? dan ternyata, bukan hanya saia yang kena deman FB…sebentar lagi ada satu new comer yang akan juga kena demam FB
    guess who?
    KEPONAKAN GW CUUUUUUUN…
    gila, ngajaknya ke warnet terus nih…
    cape deh tante…
    ugh…tuk

  3. Alasan yang sama jeng nun. . . males ama fs ajah uda mualess minta ampun egh ni maseh ada lagi demam fb ntar setahun lagi demam yg baru lagu dan berikutnya. . . tapi mau giamana lagi hitec bo. . . jadi jangan ketinggalan jaman minimal tau lah. . . aku juga bikin se fb tapi aku bikin buat radioku sendiri biar uenak. . .ada tanggungan. . . add ajah atuh produasmg@yahoo.com hahahahaha. . . tapi tetep ajah mualesss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s