Puisi Tentang Malam Yang Dingin

Malam begitu dingin.

Angin berhembus cukup kencang semalam

Saya bergelung sendiri

dingin…

Entah kenapa mata ini tak mampu terpejam

lalu saya bertanya kenapa?

ada apa?

Kenapa semuanya begitu gelap?

kenapa semuanya begitu berputar-putar?

saya tidak mengerti, apa yang salah?

atau memang saya yang salah…?

entahlah…saya tidak tahu

yang pasti saya tak mampu memejamkan mata saya semalam

kabur…saya ingin segera kabur dari kamar ini

secepatnya

“dan mungkin memang sekaranglah saatnya”

begitu pikir saya

Dan saya sudah tidak bisa menahannya lagi

saya harus keluar, sekarang juga

Hawa dingin didalam kamar itu membuat saya sedih

saya harus keluar

sekarang juga…

dan saya berhasil…

lalu

HOEEEEEEEEEKKKKKKK!!!!

HOEEEEEEEEEEEEEEKKKK!!!!!

(klokor…klokor…”

dan sayapun muntah

makan malam saya tumpah

karena saya masuk angin…

(lega :D )

XOXO,

Toekang Roempi

About these ads

5 thoughts on “Puisi Tentang Malam Yang Dingin

  1. tidurlah bidadariku,,,,,, pejamkan matamu,,,, bawwalah aku kedalam mimpimu,,,, agar kau mengerti,,,, dalamnya sebuah cinta kita,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s