Saya Milik Umum?

Entahlah…

sebut saya sombong sebut saya angkuh tapi saya tidak suka dalam keadaan dimana ada nomer2 hape asing yang masuk ke hape saya , dan hanya sekedar request lagu ketika saya sedang ngerumpi.

Oke, itu kan cuma request…

Hmmmm….mungkin ini perasaan yang berlebihan but you have no idea betapa kesalnya saya ketika ada orang2 yang tiba2 nyelonong masuk dan bilang

“mana laguku? puterin dunk sebelum aku tidur nih?”

Lha kamu siapa?

nomer kamu juga tak terdaftar, nama kamu juga aku tak kenal?

privasi sudah dilanggar. Saya merasakan itu dan saya tidak suka.

Konsep bahwa saya harus bisa menjadi milik orang banyak, masih saya setujui, tapi kalau ini terjadi, meski hanya sekedar hal2 kecil, saya tidak suka. Kalau mau kenal, datang. Kalau mau minta nomer telepon, minta langsung sama saya.

Urusan kasih nggak dikasih, itu belakangan.

tapi nggak begitu caranya, selonongan aja.

Saya tahu ini resiko, tapi entahlah, saya punya konsep sendiri dan saya minta dihormati. Tidak susah kan?

Huh! saya masih kesal ketika tiba2 ditengah malam buta, seorang cewek yang saya tahu siapa dia, tapi tidak pernah terpikir untuk memberikan nomer telepon padanya, menelepon saya dan bilang

“met hari valentine ya mas,”

Klek. Ditutup.

Ha? Valentine?

ini kan masih tanggal 7?

Nah…itu dia aneh nya dia.

Uuuurghhh…apakah saya yang mendramatisir keadaan ini atau memang saya yang sudah lupa kalau saya sudah menjadi milik umum?

XOXO

Toekang Roempi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s