Belajar Dari Rainbow : Kadang Yang Kita Butuhkan Hanya Sebuah Pelukan Dan Rasa Aman

Saya punya kucing bernama Rainbow – Saudaranya bernama Yin Yang. Saya beri nama mereka sesuai dengan warna bulunya. Walaupun tetangga kos saya sempat memprotes penggunaan nama Rainbow, karena tidak ada unsur lengkap “mejikuhibiniu” dikulitnya. Saya bilang “saya mana mau peduli dengan hal-hal seperti itu?” yang penting warna-warni, Rainbow adalah titik, tanpa koma.

Rainbow, adalah kucin kampung betina yang kalau diperhatikan, hampir sama dengan induknya – cleopatra, yang walaupun tak banyak bicara, tapi penuh dengan pesona. Cleopatra is a BITCH! dalam artian yang sebenarnya. Bahwa dia adalah makhluk yang super duper cantik dikomunitasnya, tapi berkelakuan luar biasa…apa ya? You know lah..bagaimana seorang BITCH bertingkah laku?

Ya, dan Rainbow ini hampir sama dengan induknya. Mentelnya minta ampun. Makan saja pake acara diet. Tak pernah dia makan sampai gembung (kecuali dengan whiskas kemarin hibah dari Tante Erlin). Itulah kenapa badannya terlihat begitu ramping. Dengan mata yang lebar, kecantikan Rainbow di dunia kucing memang tidak diragukan lagi. Bahkan kucing persia tetangga rumah kos saja lebih memilih dia ketimbang Yin Yang yang berbody lebih montok.

Rainbow ini paling rajin bangun pagi dan ngendon di depan kamar kos saya. Kalau saya keluar kamar, yang dia lakukan adalah mengeong dan mengendus-endus kaki saya. Lalu menggosok-gosokkan badannya. Saya kesana dia ikut kesana. Saya kemari dia ikut juga kemari. Jadi kalau saya kesana kemari, dia ikut juga kesana kemari.

Tapi saya tahu bahwa yang dia butuhkan bukan cuma makanan pagi. Karena saya jarang sekali memberi mereka makanan pagi – saya tidak sempat beli. Dan kalau sudah begitu kelakuannya, saya hanya melakukan satu hal yaitu

Mengangkat Rainbow,mencium keningnya dan mengelus-elus lehernya sambil bilang “Iya..sabar ya? ntar siang kamu tak beliin makanan”

Dan dia diam keenakan. Setelah beberapa saat, saya turunkan dia dan berhentilah dia mengendus-endus saya dan mengikuti saya kesana kemari. Lalu dia sibuk sendiri menjilati bulu-bulunya, tandanya dia sedang melakukan ritual “bersih-bersih” pagi agar bulunya tetap cantik.

Dan saya jadi berpikir sesuatu…

Ya, kadang, dalam hidup ini, kita tidak membutuhkan banyak hal. Walaupun sederhana, walaupun kecil, tapi sekiranya sudah memberikan kepuasan dihati, itu saja sudah cukup.

Rakyat sebuah negara hanya ingin kepastian bahwa mereka bisa hidup tenang, aman dan nyaman, kalau bisa – lebih sejahtera gemah ripah loh jinawi.

Pelaku bursa saham butuh kepastian dan stabilitas dari Pemerintah, agar nilai saham terus stabil. Dan para infestor pun begitu.

Para pekerja di sebuah perusahaan butuh kepastian status mereka, dan tentu saja butuh tunjangan-tunjangan yang akan membuat mereka bekerja dengan tenang.

Dan para istri butuh kepastian dari suami mereka, begitu juga sebaliknya, agar cinta bisa selamanya dimiliki.

Orang yang sedang tidak baik-baik saja, butuh ditenangkan. Walau tak bisa diberikan garansi tapi setidaknya dipastikan bahwa dia masih punya sandaran, itu saja sudah cukup.

Dan pagi ini saya belajar dari seekor kucing. Yang berhenti mengikuti saya, berhenti mengendus-endus saya, berhenti menggosok-gosokkan bulunya pada kaki saya, setelah saya angkat, saya peluk, saya cium, dan saya tenangkan bahwa sore ini, dia dan saudaranya akan mendapatkan jatah yang layak sebagai seekor kucing.

ya, kadang-kadang yang kita butuhkan hanya sebuah pelukan kecil dan rasa aman atas sebuah kepastian. Tidak muluk-muluk. Hanya itu.

Hanya saja, sepertinya memang susah untuk didapatkan, bukan?

XOXO,

Toekang Roempi

3 thoughts on “Belajar Dari Rainbow : Kadang Yang Kita Butuhkan Hanya Sebuah Pelukan Dan Rasa Aman

  1. – Waaah dalem banget pengaruhnya dr seekor kucing bwt kehidupan mas manusia pd umumnya
    – Betapa senengnya si Garfied (kyk nama kucingku) ma si Yin Yang punya tuan kyk mas yg slalu phatian hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s